Puluhan Rumah Ludes Terbakar, Pemkot Palangka Raya Langsung Turun Ke Lokasi
Dua tim sekaligus sudah disiagakan Pemkot Palangka Raya di lokasi kebakaran, yakni tim Dinas Kesehatan dan tim Dinas Sosial.
PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Riduan, langsung turun tangan mendatangi lokasi kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan dr. Murjani, Gang Sari, Kota Palangka Raya, tak lama setelah insiden terjadi, Minggu (12/7/2026) sore.
Riduan mengatakan, dua tim sekaligus sudah ia siagakan di lokasi kejadian, yakni tim Dinas Kesehatan dan tim Dinas Sosial.
"Saya sudah ke lokasi dengan tim saya tadi di sana, tim dinas sosial sudah ada, tim dinas kesehatan sudah saya siapkan juga di sana," kata Riduan saat dihubungi TIMES Indonesia melalui sambungan telepon WhatsApp.
Meski demikian, Riduan menegaskan pihaknya belum bisa memastikan angka resmi jumlah rumah yang terdampak kebakaran.
Ia menyebut proses verifikasi data masih harus melibatkan lurah, camat, hingga ketua RT dan RW setempat.
"Jumlah itu kita belum bisa menentukan saat ini, kan harus diverifikasi, harus jelas, takut kurang nanti," ujarnya.
Namun, jika hanya sebatas perkiraan sementara berdasarkan pantauan visual di lapangan, Riduan menyebut jumlah rumah terdampak berkisar antara 30 rumah di dua wilayah RT.
"Untuk sementara perkiraan mungkin antara 30 rumah, kalau lihat kiri kanan di belakang sana kan belok tikungan itu. Dua RT, banyak," kata riduan.
Sebagai respons cepat, Riduan menyebut Dinas Sosial telah bekerja sama dengan pihak kelurahan untuk menyiapkan bantuan logistik bagi warga terdampak, berupa 140 bungkus makanan untuk malam ini.
"Dinas sosial kami sudah masuk, makan malam tadi udah disiapkan 140 bungkus kami siapkan," ujarnya.
Untuk kebutuhan tempat berlindung sementara, Riduan menjelaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyiapkan tenda darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Selain itu, warga juga sempat memanfaatkan Masjid Darul Ulum yang berada tak jauh dari lokasi kejadian sebagai tempat berlindung sementara.
"Untuk sementara tadi mereka di sana, BPBD menyiapkan tenda. Di sana kan ada masjid, Darul Ulum, mungkin bisa dimanfaatkan tadi oleh warga RT situ untuk sementara. Malam ini kan disiapkan tenda oleh BPBD dengan perlak-perlak," lanjut Riduan.
Riduan memastikan, tim Dinas Kesehatan yang ia terjunkan, juga turut memberikan layanan kesehatan langsung kepada warga terdampak di lokasi kejadian.
"Di Dinas Kesehatan, saya sudah pastikan tadi di sana tim kesehatan sedang memberikan layanan," ujarnya.
Riduan menegaskan, data resmi jumlah korban dan rumah terdampak baru akan dirilis setelah proses verifikasi bersama lurah, camat, serta ketua RT dan RW selesai dilakukan, yang direncanakan berlangsung keesokan harinya.
"Besok nanti RT, RW, lurah, camat memastikan, takut salah nanti," tegasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

