Kualitas Udara Palangka Raya Berstatus Tidak Sehat, Kabut Asap Kian Tebal
Suasana Langit Kota Palangka Raya diselimuti kabut asap yang kian menebal setiap harinya, Selasa (18/8/2026). (Foto: Zailani/TIMES Indonesia)

Kualitas Udara Palangka Raya Berstatus Tidak Sehat, Kabut Asap Kian Tebal

Kondisi udara tidak sehat didasarkan hasil pemantauan bersama BMKG serta BPBD Palangka Raya.

TIMES Kalteng,Selasa 18 Agustus 2026, 10:16 WIB
144
M
Muhammad Zailani

PALANGKA RAYAKualitas udara di Kota Palangka Raya berstatus tidak sehat, Selasa (18/8/2026).

Volume kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya tercatat semakin tebal dibandingkan hari-hari sebelumnya.

‎Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Untung Sutrisno, mengatakan hasil pemantauan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan kondisi udara tidak sehat.

‎"Kalau tadi pagi kami pantau, kami koordinasi dengan BMKG maupun BPBD, memang kondisi udara tidak sehat," kata Untung, saat ditemui di ruang kerjanya Selasa (18/8/2026).

‎Untung menyebut kadar partikulat sempat menurun menjelang siang, namun status udara tetap tidak sehat sepanjang pagi hingga siang. Dibandingkan hari-hari sebelumnya, kondisi udara hari ini disebut yang terburuk.

‎Sementara, DLH mengklaim sudah melakukan sosialisasi ke tingkat kelurahan dan kecamatan sejak sebelum musim kemarau, termasuk sosialisasi pembukaan lahan tanpa bakar.

DLH juga membentuk kelurahan Peduli Api sebagai bagian dari Pogram Kampung Iklim (Proklin) yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan memasang imbauan di titik-titik rawan kebakaran lahan dan pekarangan.

‎"Apalagi kalau sekarang ini kan sudah kondisi seperti ini, ya stop, tidak boleh membakar," tegas Untung.

‎Disinggung soal potensi kabut asap kembali separah tahun 2015, Untung tidak menampik kemungkinan itu bisa terjadi jika karhutla terus berlangsung. Ia berharap hal itu tidak terulang.

‎"Yang pasti kita tidak berharap seperti itu, tetapi kalau kesadaran masyarakat, kesadaran kita semua untuk menjaga lingkungan baik, mudah-mudahan tidak terjadi seperti itu," imbuhnya.

‎DLH mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker jika terpaksa beraktivitas di luar.

Warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

‎"Kalaupun kita terpaksa melakukan kegiatan di luar ruangan, jangan lupa menggunakan masker. Kemudian bagi yang kondisi badannya merasa tidak enak, segera berobat ke dokter, ke fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada di Kota Palangka Raya," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Muhammad Zailani
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kalteng, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.