Operasi SAR anak tenggelam di bantaran sungai kahayan, di kawasan pelabuhan rambang dihentikan sementara dan akan dilanjutkan keesokan paginya (Foto:Zailani/TIMES Indonesia)

Pencarian Bocah Tenggelam di Sungai Kahayan Palangka Raya Dihentikan Sementara

Keputusan itu diambil setelah berjam-jam penyisiran tidak membuahkan hasil. Tim gabungan dipastikan kembali turun besok pagi pukul 07.00 WIB.

TIMES Kalteng,Minggu 9 Agustus 2026, 18:45 WIB
523
M
Muhammad Zailani

PALANGKA RAYAOperasi pencarian bocah yang diduga tenggelam di Sungai Kahayan, kawasan Pelabuhan Rambang, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya, resmi dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB, Minggu (9/8/2026).

Keputusan itu diambil setelah berjam-jam penyisiran tidak membuahkan hasil. Tim gabungan dipastikan kembali turun besok pagi pukul 07.00 WIB.

‎Koordinator Lapangan Basarnas Palangka Raya, pada operasi SAR, Antonius, mengatakan pihaknya pertama kali menerima informasi dugaan anak tenggelam di lokasi tersebut pada pukul 11.00 WIB, dari Aji, anggota Basarnas yang bertugas di pos dermaga setempat.

‎“Informasi kami terima dari Bapak Aji, yaitu anggota Basarnas sendiri yang berdinas di pos dermaga ini pada pukul 11.00 siang,” ujar Antonius.

‎Sejak menerima laporan tersebut, tim gabungan langsung bergerak melakukan penyelaman sekaligus menyisir permukaan sungai menggunakan perahu karet. Namun, hingga operasi dihentikan sore harinya korban belum juga ditemukan.

‎“Terus untuk langkah-langkah yang kami sudah laksanakan hingga dari siang hingga sore ini, sudah dilakukan penyelaman dan juga manuver menggunakan perahu karet, tapi belum membuahkan hasil,” kata Antonius.

‎Pencarian sempat menyasar kemungkinan ditemukannya pakaian korban sebagai petunjuk, namun menurut Antonius korban diketahui hanya mengenakan pakaian dalam saat kejadian, sehingga tidak ada barang yang bisa dijadikan penanda titik pencarian.

‎Operasi pencarian akan dilanjutkan besok pagi pukul 07.00 WIB dengan metode serupa, yakni penyelaman dan penyisiran. 

Antonius menyebut arah pencarian besok akan disesuaikan dengan arahan pimpinan, mengacu pada pergerakan arus sungai apakah mengarah ke hilir atau hulu.

‎“Untuk besok pagi pukul 7 kita akan tetap melaksanakan penyelaman dan juga penyisiran sesuai arahan dari pimpinan, untuk titik arusnya nanti ke mana, ke hilir atau ke hulu. Itu juga tergantung kondisi cuaca besok di lapangan,” ujarnya.

‎Soal kemungkinan penambahan personel jika pencarian besok masih nihil, Antonius mengatakan hal itu akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

‎Ia merinci, tim yang saat ini terlibat terdiri dari enam personel Basarnas, lima personel dari unsur TNI AL, empat personel BPBD, ditambah puluhan relawan dari berbagai komunitas SAR yang turut membantu proses pencarian.

‎“Saya tidak bisa menyebutkan satu-satu tim-tim relawan yang membantu Basarnas di sini, tapi saya mengucapkan terima kasih buat mereka semua,” tutup Antonius. 

‎Proses pencarian rencananya akan kembali dilanjutkan pada Senin (10/8/2026) pagi esok. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Muhammad Zailani
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kalteng, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.