Penggerebekan narkoba di Katingan berujung maut (Foto: Istimewa)

Kronologi Penggerebekan Sabu Berujung Maut di Katingan Kalteng

Anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Aipda Yudhie, dinyatakan gugur usai bentrok dengan keluarga pengedar dan warga yang melakukan perlawanan bersenjata.

TIMES Kalteng,Kamis 2 Juli 2026, 16:35 WIB
2.9K
M
Muhammad Zailani

PALANGKA RAYAOperasi penggerebekan peredaran narkoba jenis sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kalimantan Tengah, berujung tragis. 

Pasalnya, seorang anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Aipda Yudhie, dinyatakan gugur usai bentrok dengan keluarga pengedar dan warga yang melakukan perlawanan bersenjata tajam hingga senjata api rakitan, Kamis (2/7/2026) dini hari.

‎Penggerebekan bermula dari laporan masyarakat yang diterima Satresnarkoba Polres Katingan pada Rabu (1/7) terkait dugaan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei. 

‎Kasat Resnarkoba kemudian memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan, yang mengarah pada seorang pengedar berinisial BIO, residivis kasus narkotika.

‎Sekitar pukul 21.00 WIB, tim gabungan berangkat menuju lokasi dan tiba pukul 00.30 dini hari. 

‎Personel dibagi menjadi dua tim yang terdiri sembilan anggota, dipimpin langsung Kasat Resnarkoba mendatangi menuju rumah target pelaku, sementara tiga anggota lain berjaga di area SMPN setempat.

‎Saat tim pertama tiba di rumah target dan memperkenalkan diri sekaligus menjelaskan tujuan kedatangan tim dari pihak kepolisian, BIO berhasil diamankan oleh Aipda Yudhie. 

Tapi situasi berubah panas ketika seorang pria muncul dari arah dapur membawa parang dan mengarahkannya ke Briptu Dedi.

Namun, Serangan itu berhasil digagalkan setelah Briptu Dedi menangkap tangan pelaku dibantu Bripda Ferdy.

‎Tak lama, dua pria lain muncul dari kamar salah satunya tanpa mengenakan baju dan mengayunkan parang ke arah Kasat Resnarkoba.

Aiptu Sumariyanto sempat melepaskan tembakan peringatan, namun tak diindahkan. Perlawanan terus berlanjut hingga akhirnya tembakan pelumpuh dilepaskan dan salah satu penyerang tersungkur di depan pintu rumah.

‎Insiden itu memicu histeria keluarga korban yang kemudian keluar rumah bersama warga sekitar dengan membawa parang dan senjata api rakitan. Situasi berubah menjadi kepungan massa terhadap petugas.

‎Anggota Satresnarkoba yang berada di lokasi terpaksa menyelamatkan diri sambil meminta bantuan penebalan personel ke Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah. 

‎Tim pertama sempat bersembunyi di pulau kecil di tengah sungai, dengan Kasat Resnarkoba ikut terjun ke air, namun warga terus melakukan perlawanan dengan tembakan senjata rakitan dari tepi sungai.

‎Di sisi lain, tim kedua yang bergerak menuju Polsek Katingan Tengah menggunakan kendaraan roda empat sempat dikejar mobil SUV berwarna silver dan dihadang sejumlah orang bersenjata rakitan, balok, dan parang. 

Tim ini akhirnya berhasil lolos dan tiba dengan selamat di Polsek Katingan Tengah.

‎Kondisi tim pertama semakin terdesak. Tiga anggota di antaranya Aiptu Sumariyanto, Aipda Yudhie, dan Bripda Nopandri sempat kehabisan tenaga saat berupaya berenang menyelamatkan diri dari pulau, hingga menyerah dan kembali ke tepi sungai yang saat itu dipadati warga. 

Sementara lima anggota lain Bripka Jhon, Briptu Dedi, Briptu Kristian, Bripda Ferdy, dan Bripda Eko berhasil kabur dengan berenang dan bersembunyi di hutan.

‎Hingga kini berita ditulis, sembilan anggota Satresnarkoba telah berhasil dievakuasi oleh Polres Katingan bersama Polsek Katingan Tengah.

Namun satu anggota, Aipda Yudhie, ditemukan meninggal dunia di sebuah lanting (rumah rakit di sungai).

Sementara dua anggota lainnya, Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Tim gabungan masih melakukan pencarian dan penyisiran di sepanjang aliran sungai. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Muhammad Zailani
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kalteng, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.